Pernah nggak sih kamu mencoba memotret orang dengan matahari di belakangnya, tapi hasilnya malah gelap, atau background jadi putih terang banget? Nah, itu yang disebut backlight. Banyak orang menghindari kondisi ini, padahal kalau tahu trik dan cara pakainya, backlight bisa bikin foto jadi lebih dramatis, keren, bahkan punya nuansa “cinematic”.
Kunci utama untuk menaklukkan backlight ada di aperture alias bukaan lensa. Aperture ini ibarat pintu cahaya yang bisa kamu atur sesuka hati—mau terbuka lebar biar cahaya banyak masuk, atau menyempit biar semua bagian foto tajam. Yuk, kita kupas tuntas cara main dengan aperture supaya foto backlight kamu nggak cuma bagus, tapi juga bercerita.
Backlight itu ibarat pedang bermata dua—bisa bikin foto gagal total, tapi juga bisa menghasilkan karya yang luar biasa. Semua tergantung bagaimana kamu mengatur aperture dan memahami cahaya.
Kalau sudah terbiasa, kamu nggak akan lagi takut sama cahaya dari belakang. Justru kamu akan sengaja mencarinya, karena di sanalah foto paling magis sering tercipta. Jadi, jangan ragu untuk eksplorasi, coba setting berbeda, dan temukan gaya backlight khas kamu sendiri.
kalian juga bisa diskusi di kolom komentar dengan anonim untuk berbagi pengalaman kalian